VC, selfie presenter Aidilfitri PKPB
Video

VC, selfie presenter Aidilfitri PKPB

Video call (VC) dan selfie menjadi keharusan di Aidilfitri kali ini. Hampir setiap warga melakukan VC satu sama lain. Foto selfie anak itu disimpan untuk tatapan tali kekang di desa. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Malaysia, Idul Fitri dirayakan sendirian di rumah mereka.

Penulis tidak ketinggalan melakukan VC bersama anak-anak yang ‘jauh di mata tapi dekat di hati’. New normal mewarnai Idul Fitri tahun ini dengan pemberlakuan Perintah Pengendalian Gerakan Bersyarat (PKPB).

Di pagi hari Idul Fitri, penulis menerima WhatsApp dari seorang teman yang tinggal di Yorkshire, Inggris. Postingan WhatsApp merupakan berita surat kabar Dailymail ternama yang membahas bagaimana kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dapat menguraikan kepribadian seseorang melalui foto selfie.

Sejak dahulu kala, penulis percaya tentang penelitian semacam itu. Riak-riak wajah seseorang dan getaran bahasa tubuh, memang bisa ditebak. Tapi bagaimana AI mengurai kepribadian manusia? Pasti ada yang menganggap itu hanya ramalan atau mitos seperti yang dipraktikkan di China dan India ribuan tahun lalu. Membaca wajah juga dikenal sebagai bidang fisiognomi.

ALLAH SWT menyebutkan masalah ini dalam Surah al-Ruum [30:29-30] yang berarti: “Tetapi orang-orang yang zalim mengikuti hawa nafsunya sendiri tanpa pengetahuan; lalu siapa yang akan menunjukkan kepada orang-orang yang telah disesatkan ALLAH? Dan mereka tidak memiliki penolong; Jadi arahkan wajahmu lurus ke agama (ALLAH); (Tetaplah) fitrah ALLAH yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan dalam sifat TUHAN. (Yaitu) agama yang benar; tapi kebanyakan orang tidak tahu.”

Dunia Muslim bangga dengan ahli fisiognomi terkenal Fakhruddin ar-Razi atau Abu Abdullah Muhammad bin Umar bin Husain al-Taimi lahir di Iran pada 1150M. Ar-Razi menghabiskan sebagian besar hidupnya di Afghanistan dan meninggal pada 1210M.

Dia telah menulis lebih dari 100 buku tentang fisiognomi. Di antara yang paling terkenal adalah Al-Firasah-Daliluka Ila Ma’arifah Akhlaq An-Nas Thabai’ihim wa Ka’Annahum Kitabun Maftuh atau Kitab Firasat Ilmu Membaca Sifat dan Karakter Orang Dari Bentuk Tubunya.

Petunjuk

Buku ini mempelajari ilmu batin (tidak terlihat dengan mata telanjang) berdasarkan tanda-tanda fisik (terlihat dengan mata telanjang). Ar-Razi menyebutkan bahwa karakter seseorang dibagi menjadi enam bagian, antara lain berdasarkan wajah yang menunjukkan perilaku seseorang yang terbagi menjadi dua jenis.

Jenis pertama perilaku alamiah yang dipengaruhi oleh watak dan sifat orisinalitas yang dapat dijadikan petunjuk untuk mengetahui watak seseorang.

Tipe kedua adalah tentang tuntutan akal atau akal dan syari’at atau taklifiyah. Fisiognomis mampu menganalisis kepribadian seseorang dengan cepat dan tepat terutama tentang sifat arogan, keramahan, hasrat seksual, kejujuran, kreativitas, kesehatan, ketekunan dan kekejaman.

Jadi, bagaimana AI buatan manusia mampu membaca karakter manusia? Bahkan, AI dapat menyarankan daftar calon karyawan hanya dapat diambil melalui ekspresi wajah mereka yang menghadiri wawancara.

Bidang pemahaman intuisi wajah dan bahasa tubuh telah dipelajari secara serius oleh para insinyur dan teknolog Sekolah Tinggi Universitas Ekonomi (HSE) hari Universitas Terbuka untuk Humaniora dan Ekonomi berbasis di Moskow Rusia dengan pembuatan sistem AI berbasis teknologi jaringan saraf tiruan (JST).

Penulis memahami bahwa sekelompok insinyur Rusia bersama dengan kelompok peneliti dapat menafsirkan kepribadian seseorang berdasarkan selfie menggunakan teknologi pengenalan wajah.

Kesimpulannya, AI sekarang mencakup semua bidang kehidupan manusia. Penulis bermaksud mendalami bidang fisiognomi, selain menguasai penelitian ini melalui aplikasi AI. Namun, yang jelas Aidilfitri kali ini diwarnai dengan VC dan selfie.

* Associate Professor Ir Dr Muhidin Arifin adalah Direktur Institut Teknik Olahraga Pusat Keunggulan Universitas Selangor

Posted By : result hk 2021