Tinjau persyaratan pesawat baru
Nasional

Tinjau persyaratan pesawat baru

INSIDEN Pesawat Hawk 108 milik Royal Malaysian Air Force (RMAF) yang jatuh pada Selasa malam di Pangkalan Udara Butterworth, Penang, merenggut nyawa pilotnya, menimbulkan pertanyaan, apakah itu kesalahan individu atau umur pesawat. diri?

Menurut catatan, pesawat Hawk memiliki catatan penerbangan yang baik karena kami telah menggunakannya selama 26 tahun.

Hingga saat ini, ada 19 pesawat Hawk yang masih beroperasi di bawah tiga skuadron yaitu Skuadron No 6, Skadron No 9 dan Skadron No 15. Pesawat Hawk mampu terbang di udara selama dua jam dengan kecepatan 1.600 kilometer per jam.

Mengingat kejadian sekitar pukul 10.07 WIB, pesawat Hawk yang sedang melakukan latihan terbang jatuh, menewaskan pilotnya, Kapten Mohamad Affendi Bustamy, sedangkan Mayor Mohd Fareez Omar dilaporkan selamat dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Seberang Jaya.

Analis pertahanan Muhammad Fuad Mat Noor berbagi pandangannya tentang kemungkinan kecelakaan itu karena faktor keamanannya tipis karena Mohamad Affendi adalah seorang pilot berpengalaman.

Hal ini dibuktikan dengan RMAF Green Endorsement Award yang diterima Mohamad Affendi pekan lalu. Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas keberhasilannya melakukan tindakan yang memungkinkan pesawat untuk berhenti dengan aman tanpa membahayakan.

Padahal, RMAF sendiri telah memastikan persiapan yang baik dalam hal pelatihan dan penerbangan.

Dari aspek pesawat itu sendiri, setelah 26 tahun digunakan, faktor itu juga kemungkinan terjadinya tragedi berdarah.

Maka, sudah saatnya pemerintah mempertimbangkan untuk membenahi kembali ruang lingkup pengadaan dan pengelolaan program pertahanan udara tersebut karena kejadian Selasa malam kemarin bukanlah yang pertama kali melibatkan pesawat Hawk.

Menurut catatan, sejak tahun 1996, pesawat Hawk telah terlibat dalam sembilan kecelakaan termasuk pendaratan darurat, terakhir kali pada 15 Juni 2017 ketika sebuah pesawat tempur Hawk 108 hilang di lingkungan utara Kuantan, di perbatasan Terengganu dan Pahang setelah kehilangan hubungi jam 11.30 Dua pilot dipastikan tewas setelah pesawat jatuh di kawasan hutan rawa di Chukai, Terengganu.

Menyusul dari peristiwa baru-baru ini, keputusan untuk menangguhkan penggunaan jet tempur Hawk akan ditentukan setelah penyelidikan khusus atas tragedi tersebut.

Menteri Pertahanan Senior Datuk Seri Hishammuddin Tun Hussein mengatakan keputusan apa pun juga akan dibuat berdasarkan laporan terperinci dari Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia (ATM), Jenderal Tan Sri Affendi Buang dan Panglima Angkatan Udara (PTU), Letnan Jenderal Datuk Seri Ackbal Abdul Samad.

Berdasarkan apa yang terjadi tiga hari lalu, pengelolaan program dan keuangan terkait pengadaan perlu ditingkatkan meskipun pertahanan udara negara tidak lemah.

Padahal, pemerintah perlu segera membenahi ruang lingkup pengadaan dan memperhatikan hasil riset Transparency International (TI) yang pernah memberi Malaysia poin atau grade D dalam Government Defense Integrity Index (GDI).

GDI menilai negara dan lembaga pertahanan dan menilai tingkat kontrol dalam mengelola risiko korupsi di lima bidang risiko pertahanan utama, yaitu pembuatan kebijakan dan urusan politik, keuangan, manajemen personel, operasi militer, dan pengadaan.

Di antara pengamatan lain mengapa Malaysia mendapat skor rendah adalah pengawasan hukum yang buruk terhadap anggaran, rendahnya penawaran kompetitif untuk pengadaan, tidak ada ombudsman independen untuk menangani keluhan dan kurangnya transparansi data.

Melalui Anggaran 2022, Kementerian Pertahanan menerima alokasi RM16,14 miliar untuk 2022, meningkat sekitar 1,78 persen dibandingkan alokasi tahun lalu.

Dari jumlah itu, total RM11,10 miliar dialokasikan untuk Pengeluaran Manajemen (OE) dan RM5,04 miliar untuk Pengeluaran Pengembangan (DE).

Mungkin melalui anggaran yang dialokasikan, RMAF akan dapat memperoleh aset baru dalam upaya untuk lebih memperkuat pertahanan udara negara, sehingga menghindari terulangnya tragedi yang sama.

*Mohd Rizal Mohd Rozy adalah Produser Program Sinar Harian

Posted By : togel hongķong 2021