Setuju dengan terpaksa
Video

Setuju dengan terpaksa

Setelah sholat subuh berjamaah di pagi hari, seperti biasa saya akan membuka pintu gerbang untuk menyambut para tamu di rumah. Maklum, sebelum ini, waktu saya di desa, sehabis shalat subuh, ada sanak saudara yang mampir untuk merayakannya di rumah.

Meski begitu, baru pagi itu saya ingat kehadiran tamu terbatas. Alhasil, emosi sedih mulai menusuk hati hingga terbayang semua kenangan manis merayakan bersama anggota keluarga, apalagi dengan almarhum ayah dan ibu.

Bahkan, perasaan sedih karena tidak bersama anggota keluarga tidak hanya ada pada diri saya, tetapi di semua komunitas Muslim di Malaysia dan di seluruh dunia. Yang berbeda adalah kesedihan semacam itu. Yang nyata, ada yang sedih karena sendirian tanpa anggota keluarga.

Ada juga yang sedih karena tidak bisa kembali menjenguk orang tuanya yang sedang sakit parah dan hanya berharap saudara-saudara yang lain bisa merawat orang tua kita. Bahkan ada yang sedih karena tidak bisa menjenguk orang-orang yang cukup berarti bagi kita selama ini, seperti saudara di kampung sebelah orang tuanya, mantan guru dan teman sebaya yang sudah bersahabat sejak kecil.

Dari sudut pandang saya, Idul Fitri kali ini sangat menyedihkan karena saya rindu berziarah ke makam orang tua dan ibu mertua saya yang sedang sakit keras. Untuk mengobati kerinduan akan kematian orang tua saya, untungnya sepupu saya yang berbaik hati mau menunjukkan makam orang tua saya melalui video call. Meski terkesan aneh dan terkesan ekstrim, namun begitulah cara menyembuhkan hati ini karena cintanya yang begitu dalam kepada keduanya.

Bahkan sebelum ini, saya selalu memasukkan agenda mengunjungi makam mereka berdua setiap kali saya kembali ke desa meskipun jadwalnya padat. Begitu pula dengan ibu mertua saya, untungnya dengan teknologi terkini, saya bisa menyapa sesering mungkin. Meski begitu, meski sedih, kita harus mematuhi instruksi pemerintah meski harus.

Mengenai ketaatan kepada penguasa, dari Abdullah RA, Nabi SAW bersabda: “Mendengar dan mentaati (penguasa) itu wajib bagi setiap muslim baik dalam hal yang disukai maupun yang tidak disukainya selama ia tidak diperintahkan untuk melakukan kemaksiatan. Jika dia diperintahkan untuk melakukan kemaksiatan, maka tidak (wajib) baginya untuk mendengarkan dan menaatinya.” (Hadits diriwayatkan oleh al-Bukhari).

Menurut syarah dari hadits, tanda kebesaran seorang muslim adalah mendengarkan dan menaati penguasa dan akan menjadi penyebab nusrah (pertolongan) ALLAH kepadanya.

Meski begitu, selain tidak pulang kampung, kami juga sepakat melaksanakan salat Aidilfitri di rumah masing-masing dan cukup terbatas dalam menerima tamu.

Menurut hemat saya, persoalan ini tidak hanya menyangkut unsur ketaatan semata, tetapi lebih kepada solidaritas umat Islam secara universal. Lagi pula, tanpa pernah memiliki pengalaman menjadi seorang mubaligh, jutaan da’i telah lahir di Malaysia dan juga di seluruh dunia.

Meskipun di media baru banyak yang fokus pada jenis-jenis stik khutbah yang digunakan, namun bagi saya keberanian dan ketaatan dalam menjalankan perintah ALLAH dan Rasul lebih utama dari apapun. Bahkan, solidaritas juga ditunjukkan oleh umat Islam untuk tidak melakukan ibadah haji karena memegang prinsip dalam Islam, yaitu mengutamakan yang utama dan menghindari mudharat yang lebih merugikan.

Oleh karena itu, hikmah terbesar yang dirayakan selama musim Perintah Pengendalian Gerakan Bersyarat (PKPB) adalah isu solidaritas umat Islam secara universal. Selain itu, dengan berbagai upaya dari media serta keterlibatan beberapa pihak dalam mempromosikan solidaritas umat Islam melalui interaksi dengan Al-Qur’an, semakin memperkuat komitmen persatuan umat Islam di negara kita. Menariknya, kampanye ‘Risalah untuk Ayah’ yang digencarkan selama bulan terakhir Ramadhan ini menjadi resep yang cukup ampuh bagi para ayah untuk bisa membimbing seluruh anggota keluarganya ke surga nanti. Kehendak Tuhan.

Meski sedih, kami harus mematuhi instruksi pemerintah meski terpaksa.”

* Associate Professor Dr Huzili Hussin adalah Dekan School of Human Development and Technology, Universiti Malaysia Perlis

Posted By : result hk 2021