Pemerintah berutang pada kita
Video

Pemerintah berutang pada kita

DARI dari waktu ke waktu, ada perdebatan tentang posisi keuangan negara, terutama apakah pemerintah memiliki uang atau tidak.

Baru-baru ini, ketika Menteri Keuangan Tengku Datuk Seri Zafrul Tengku Abdul Aziz mengatakan bahwa posisi fiskal Malaysia kuat, dialah yang menuduh mantan Menteri Keuangan Lim Guan Eng berbohong karena dia pernah mengatakan pemerintah tidak punya uang. .

Masalahnya, banyak orang yang mendengar berita seperti itu dan kemudian sampai pada kesimpulan bahwa mereka bahkan tidak memahami kebenarannya. Hal-hal yang berkaitan dengan keuangan merupakan hal yang kompleks dan dapat dinilai dari banyak sudut.

Memang benar posisi keuangan negara kita kuat seperti yang dikatakan Tengku Zafrul. Namun Guan Eng tidak salah ketika mengatakan pemerintah tidak punya uang. Ini karena mereka berbicara melalui sudut yang berbeda.

Tengku Zafrul benar ketika mengatakan bahwa posisi keuangan negara kuat. Jika kita menghitung semua uang dalam sistem keuangan, kita sebenarnya memiliki banyak uang.

Ini karena ekonomi kita lebih baik daripada kebanyakan negara di dunia dan sejak awal pemerintah sangat galak dan memaksa rakyat untuk menabung.

Kami menyimpan uang secara sukarela di bank atau melalui investasi seperti Amanah Saham Bumiputera, Bursa Malaysia dan Tabung Haji.

Kami juga menabung secara wajib melalui kontribusi dana pensiun seperti Employee Provident Fund (EPF), Lembaga Tabung Angkatan Tentera (LTAT) untuk personel militer dan Dana Pensiun (KWAP).

Jadi memang benar kalau orang bilang sistem keuangan kita kuat. Itu berarti negara kita punya uang. Tapi uang itu bukan uang pemerintah dan pemerintah tidak bisa menggunakannya sesuka hati.

Uang pemerintah sendiri tidak banyak, hanya ada yang dipungut dari masyarakat dan badan usaha berupa pajak, retribusi, denda dan sejenisnya. Kemudian sedikit dari sumber investasi seperti Petronas dan Khazanah Nasional Berhad.

Artinya apa yang dikumpulkan setiap tahun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan belanja pemerintah. Koleksinya hanya cukup untuk membayar gaji dan pensiun PNS, pengurusan administrasi dan pelunasan utang.

Untuk membangun negara seperti membangun sekolah, rumah sakit, infrastruktur dan membeli peralatan militer, pemerintah harus berhutang. Dari siapa pemerintah berutang? Dari kita semua. Sebagian besar dari kita bahkan tidak tahu bahwa pemerintah berutang apa pun kepada kita.

Ini adalah kekhasan administrasi keuangan negara. Untuk membangun negara seolah-olah untuk kebaikan kita rakyat, pemerintah berhutang budi kepada rakyat.

Pemerintah berutang kepada kami dengan menjual surat jaminan dalam bentuk Obligasi Negara. Obligasi tersebut dibeli oleh bank, EPF, Permodalan Nasional Berhad (PNB), Tabung Haji, KWAP, LTAT dan berbagai lembaga investasi lainnya yang semuanya menggunakan tabungan dan investasi kami.

Kesimpulannya, Tengku Zafrul benar ketika mengatakan, sistem keuangan dan pajak negara itu kuat. Ini karena sistem keuangan kita memiliki banyak uang tetapi uang itu adalah uang kita, bukan uang pemerintah.

Guan Eng juga benar ketika mengatakan bahwa pemerintah tidak punya uang. Memang, pemerintah tidak punya uang atau tidak cukup uang. Pemerintah harus meminjam dari kami, lalu memungut pajak dari kami untuk membayar utang dari kami.

Makanya saya selalu bilang bahwa kita, khususnya orang Melayu, perlu sedikit mengerti tentang ekonomi. Kita tidak boleh menganggap enteng ketika pemerintah sesat dan korup. Uang yang mereka penggelapan dan suap adalah uang kita.

Ambil contoh RM4 miliar yang dipinjam SRC International Sdn Bhd dari KWAP. Uang KWAP adalah uang pensiun PNS.

SRC International awalnya merupakan anak perusahaan dari 1MDB. Ia tidak mampu membayar utang KWAP karena berdagang di atas angin. Pemerintah harus membayar kembali. Dari mana pemerintah mendapatkan uang? Dari siapa lagi kalau bukan kita orang-orang yang membayar pajak.

Uang yang diberikan pemerintah dalam bentuk Subsistensi dan sebagainya bukanlah uang sumbangan Tok Arab atau uang modal tetapi setiap sen adalah uang pajak yang kita bayarkan sendiri.

Wallahuaklam.

* Kadir Jasin adalah Wartawan Nasional

Posted By : result hk 2021