Pantau kesehatan anak sebelum mengirimnya ke sekolah
Nasional

Pantau kesehatan anak sebelum mengirimnya ke sekolah

SEJAK sekolah dibuka dan diberlakukan sistem rotasi kelas, banyak orang tua yang lega bisa menyekolahkan anaknya setelah sekian lama dikurung di rumah.

Meski hanya seminggu di sekolah dan seminggu lagi di rumah tapi itu sudah cukup untuk mengurangi stres emosional orang tua dan juga anak.

The Street Peacock juga termasuk dalam kategori induk di atas. Senang bisa menyekolahkan anak dan pergi ke kantor lagi.

Terkurung dalam waktu yang lama tidak baik untuk perkembangan mental anak, apalagi di zaman dimana gadget selalu ada dan internet tersedia sepanjang waktu di rumah.

Anak-anak membutuhkan lingkungan sekolah ulang untuk kembali menjadi murid normal.

Namun, satu hal yang perlu diperhatikan orang tua dengan serius adalah memantau kesehatan anak-anaknya sebelum mengirim mereka ke sekolah.

Mohon para orang tua yang sibuk bekerja, jangan bermalas-malasan menyekolahkan anak walaupun ada gejala flu, batuk atau demam.

Tentu saja anak-anak terlihat aktif, tetapi jika ada gejala, Merak Jalanan menyarankan mereka untuk tidak menyekolahkannya, akan sulit bagi semua orang jika anak Anda terbukti positif Covid-19.

Anak-anak tidak akan didenda jika tidak sekolah. Jangan kira pandemi sudah berakhir. Pantau kesehatan anak Anda setiap hari. Lakukan self-test jika Anda memiliki gejala.

Jika orang tua tidak peka terhadap kesehatan anaknya, bagaimana bisa meminta bantuan orang lain untuk menyelamatkannya. Jangan hanya terpaku pada isu Covid-19.

Pendidikan anak tidak akan terganggu walaupun ia tidak masuk sekolah karena sakit karena masih ada tugas yang diberikan guru setiap hari.

Bahkan majikan akan mengerti, keluarga Anda memiliki gejala dan kebutuhan untuk bekerja dari rumah. Ingat semuanya dimulai dari kita para orang tua.

Posted By : togel hongķong 2021