Nelayan mempertahankan cara tradisional melindungi rumah dari angin kencang
Sinar

Nelayan mempertahankan cara tradisional melindungi rumah dari angin kencang

MARANG – Seorang nelayan di Kampung Jambu Bongkok di sini masih melakukan cara tradisional untuk melindungi rumahnya dari angin kencang yaitu dengan menggunakan pelepah kelapa sebagai penahan.

Salleh Daud, 61 tahun, mengatakan cara itu sudah lama dilakukan di musim hujan karena sebagian besar struktur rumah saat itu terbuat dari kayu.

“Saat ini rumah dibangun dengan struktur beton sehingga tidak lagi terkena angin kencang. Namun cara tradisional ini tetap saya pertahankan karena sangat murah namun efektif serta ramah lingkungan.

“Biasanya saya akan mulai mengumpulkan pelepah kelapa di pantai terdekat pada awal Oktober… mengikatnya dengan kuat dan menjadikannya sebagai pagar di depan rumah yang terkena angin laut,” katanya saat ditemui di sini. .

Segera setelah musim hujan berakhir, daun-daun tersebut dibuang karena harus diganti setiap tahun untuk memastikan mereka dapat berfungsi dengan baik.

“Saya juga akan memasang pembatas palm front untuk ibu mertua saya, Diah Deraman yang tinggal di dekatnya,” kata ayah delapan anak ini.

Ada beberapa cara lama lainnya dalam melakukan hal-hal yang masih dipraktekkan sampai hari ini karena terbukti sangat efektif, satu-satunya kemunduran adalah diperlukan lebih banyak upaya seperti penghalang angin ini, kita harus keluar untuk mengumpulkan depan dan menggunakan beberapa keterampilan pertukangan, katanya.

Salleh menambahkan bahwa sambil mengumpulkan bagian depan kelapa dan memanfaatkannya dengan baik, dia sebenarnya membantu menjaga pantai tetap bersih. – BERNAMA

Nelayan mempertahankan cara tradisional melindungi rumah dari angin kencang

MARANG, 25 Des – Nelayan Salleh Daud, 61 tahun, memasang pelepah kelapa atau biasa disebut “ebel nyor” di halaman rumahnya sebagai benteng melawan angin kencang di Kampung Jambu Bongkok. (Sumber: Bernama)

Posted By : keluar hk