Malaysia terpilih kembali
Video

Malaysia terpilih kembali

GELORA Politik yang terjadi beberapa hari lalu menunjukkan Perdana Menteri Tan Sri Muhyidin Yassin memiliki pilihan yang sangat terbatas untuk menstabilkan pemerintahan.

Setelah sidang parlemen satu hari pada 18 Mei, Pakatan Harapan (PH) mengklaim mereka sekarang memiliki mayoritas sederhana untuk membentuk pemerintahan baru. Tuduhan tersebut, meskipun tidak sepenuhnya terbukti, telah membuka kontroversi yang sedang berlangsung.

Setiap perubahan tiga anggota parlemen blok pemerintah saja akan menyebabkan Perdana Menteri kehilangan dukungan mayoritas. Sangat sedikit masalah dan perselisihan di blok pemerintah akan menyebabkan pemerintahan ini runtuh.

Penyampaian paket anggaran tambahan dan stimulus ekonomi yang seharusnya diajukan Mei lalu ditunda karena Covid-19 juga bisa digagalkan dalam sidang Dewan Rakyat Juli 2020.

Peristiwa politik beberapa hari terakhir adalah contoh utama bagaimana mengelola pemerintahan saat ini tidak berubah seperti proses negosiasi sandera.

Ketika Tun Dr Mahathir Mohamad mengklaim bahwa PH memiliki dukungan mayoritas, Bersatu memutuskan untuk ‘membatalkan’ keanggotaan lima anggota parlemennya.

Dr Mahathir, Datuk Seri Mukhriz Mahathir, Datuk Amiruddin Hamzah, Dr Maszlee Malik dan Syed Saddiq Syed Abdul Rahman diberhentikan.

Sehari kemudian, Dr Mahathir menantang pemecatan dengan menghadiri markas Bersatu. Pada saat yang sama, tersiar kabar bahwa seorang Menteri dan beberapa Wakil Menteri akan mengundurkan diri.

Meski kemudian menjadi rumor, ada tanda-tanda jelas bahwa proses negosiasi di belakang layar telah terjadi. Ada sesi persuasi dan tawaran opsi ‘lebih baik’ telah terjadi.

Setelah konferensi pers ‘menteri’ gagal, situasinya mungkin tenang untuk sementara waktu. Namun ancaman terhadap stabilitas pemerintah akan terus berlanjut.

Padahal dalam situasi pandemi saat ini kita membutuhkan pengorbanan semua pemimpin politik terutama anggota parlemen untuk menjalankan haknya secara bijaksana dan toleran untuk sementara waktu. Sayangnya kewarasan beberapa anggota parlemen bukanlah pilihan. Karena itu, pilihan Muhyiddin sangat terbatas.

Pertama, dia bisa mencoba meningkatkan dukungan MP kepada pemerintah saat ini. Untuk menstabilkan pemerintahan ini, Muhyiddin membutuhkan dukungan antara 120-125 anggota parlemen sebelum sidang Dewan Rakyat berikutnya.

Tanpa dukungan tambahan dari anggota parlemen, Muhyiddin berjalan di atas jembatan yang sangat rapuh. Setiap ‘ketidakhadiran’ atau ‘default’ dari beberapa anggota parlemen blok pemerintah dapat mengakibatkan proposal pengeluaran tambahan pemerintah gagal.

Jika ini terjadi maka Muhyiddin tidak punya pilihan selain menginformasikan Yang di-Pertuan Agong bahwa ia telah kehilangan dukungan mayoritas dan mengajukan pembubaran DPR.

Opsi kedua adalah membubarkan DPR pada akhir tahun ini. Bahkan jika tantangan Dewan Rakyat ditentang pemerintah pada Juli, isu perubahan dukungan ini akan selalu menjadi duri daging Muhyiddin.

Beberapa orang mungkin tidak setuju dengan pemilihan baru setelah pandemi Covid-19. Tetapi stabilitas pemerintah juga penting untuk menghidupkan kembali perekonomian dalam jangka panjang.

Korea Selatan melakukan GE April lalu dengan sukses tanpa ada kasus infeksi Covid-19.

Mungkin sudah saatnya Malaysia terpilih kembali.

* Abd Jalil Backer ialah Presiden Angkatan Karyawan Nasional (Akar)

Posted By : result hk 2021