Langkah sumbang PH bawa malang
Nasional

Langkah sumbang PH bawa malang

TINDAKAN Ketua Pakatan Harapan (PH) Datuk Seri Anwar Ibrahim yang awalnya membela mantan Anggota Majelis Negara Bagian (ADUN) UMNO dan menominasikan Datuk Seri Idris Haron dan Datuk Nor Azman Hassan dalam Pemilihan Negara Bagian Melaka (PRN) adalah langkah yang tidak masuk akal di awal koalisi kampanye. pesta itu.

Meski ada keberatan dari DAP yang menyatakan bahwa mereka telah ‘kalah’ dalam hal ini oleh PKR dan Parti Amanah Negara (Amanah), sehingga menuruti keputusan mayoritas demi kepentingan persatuan PH.

Perbuatan dua mantan anggota majelis UMNO yang telah ‘disucikan’ dengan berbagai gelar seperti ‘katak berprinsip’, selain Anwar sendiri yang bersikeras tidak mengkhianati siapa pun dan ingin mengembalikan pemerintah ke PH tidak dapat diterima karena ia dikenal sebagai individu yang berprinsip oleh para pendukungnya.

Mungkin menurut Anwar, kedua mantan anggota DPRD UMNO itu masih punya pengaruh kuat untuk menarik dukungan pemilih dari partai, tapi ternyata langkah itu salah.

Mantan Ketua Menteri Melaka kalah dengan mayoritas 2.993 suara dari kandidat Barisan Nasional (BN) Fairul Nizam di Asahan, sementara Nor Azman yang bergabung dengan Amanah sebagai kandidat PH sebelum pemilihan kalah dari perwakilan BN di Pantai Kundor, Tuminah Kadi.

Kedua calon tersebut dinilai sebagai pengkhianat dan penyebab pembubaran DPR RI, sehingga memaksa PRN digelar dalam situasi sulit akibat kemungkinan gelombang Covid-19, selain itu pemerintah harus mengeluarkan dana besar untuk melaksanakan PRN Melaka.

Oleh karena itu, tidak heran jika mereka ditolak oleh setiap pemilih baik BN maupun PH itu sendiri.

Anwar perlu belajar dari hal ini. Analogi sederhana untuk situasi tersebut adalah jika seseorang dikhianati, maka dia mendapat simpati orang lain tetapi jika dia menerima pengkhianat dan membela tindakannya, maka itu tidak berubah seperti oportunis.

Mungkin PRN Melaka tidak bisa dijadikan tolak ukur penuh untuk Pemilihan Umum ke-15 (GE15) tapi pelajaran untuk PH tetap ada untuk mempersiapkan mesinnya.

Posted By : togel hongķong 2021