Harga sembako naik, orang marah
Nasional

Harga sembako naik, orang marah

SHAH ALAM – Fluktuasi harga sembako di dalam negeri bukan hal yang aneh. Hal ini karena harga makanan tergantung pada tingkat penawaran dan permintaan di pasar.

Meski begitu, tidak semua lapisan masyarakat di Malaysia mampu menampung kenaikan tersebut meski kenaikan tersebut hanya bersifat sementara.

Beban kenaikan tersebut tentunya dirasakan terutama oleh masyarakat berpenghasilan rendah yang saat ini dibebani dengan biaya hidup yang semakin meningkat setiap tahunnya.

Oleh karena itu, kenaikan harga sembako bagi warga Malaysia seperti ayam, telur dan beberapa jenis sayuran yang diberitakan media pekan ini tentu dirasakan warga Malaysia.

Pada hari Selasa, Asosiasi Konsumen Penang (CAP) melaporkan bahwa harga beberapa jenis sayuran di pasar telah meningkat hingga 200 persen selama dua minggu terakhir.

Dia mengatakan, harga delapan jenis sayuran ditemukan mengalami kenaikan, antara lain kembang kol, sawi pendek, brokoli, sawi, buncis, kol, cabai merah, dan cabai hijau.

Kenaikan harga sayuran terjadi setelah kenaikan harga ayam dan telur yang dilaporkan mulai terjadi di beberapa negara bagian di seluruh negeri juga minggu ini.

Sekretaris Asosiasi Konsumen (Kue) Kedah, Mohamad Yusrizal Yusoff pada Senin mengatakan, mereka menemukan bahwa harga telur ayam di negara bagian telah meningkat menjadi lebih dari RM3 per gantang atau 30 butir telur ayam sejak seminggu.

Menurut Mohamad Yusrizal, kenaikan tiga sen untuk sebutir telur melibatkan semua tingkatan jenis telur. Peningkatan makanan berprotein juga terdeteksi di Perak dan beberapa negara bagian lainnya.

Sementara itu, harga daging ayam yang menjadi salah satu makanan berprotein utama warga Malaysia juga menunjukkan kenaikan dalam beberapa bulan terakhir.

Meski penjelasan atas rangkaian kenaikan harga tersebut bisa diterima secara rasional, namun alangkah baiknya jika pemerintah bisa mengambil langkah lebih proaktif untuk mengatasi persoalan kenaikan tersebut sebelum terjadi.

Sebab, selain konsumen biasa, kenaikan harga sembako juga berdampak langsung pada pedagang makanan yang sebagian besar baru berpeluang kembali berbisnis.

Selain itu, pengawasan terhadap makanan pokok juga harus mendapat perhatian karena penting untuk memastikan bahwa semua orang tua terutama dari keluarga berpenghasilan rendah dapat terus dapat menyediakan sumber protein yang dibutuhkan anak.

Posted By : togel hongķong 2021