Fokus menang pertempuran ini
Video

Fokus menang pertempuran ini

Sampai saat ini kita masih dalam Perintah Pengendalian Gerakan Bersyarat (PKPB). Mungkin kita berada di penghujung PKPB karena banyak lembaga dan organisasi yang telah diberikan izin secara bertahap oleh otoritas untuk beroperasi. Tentu saja diperbolehkan dengan syarat yang harus dipenuhi.

Hingga tulisan ini dibuat, serangan Covid-19 telah mencapai total 6.366.197 kasus dengan kematian 377.437 kasus di seluruh dunia. Dari jumlah total infeksi tersebut, sebanyak 3.084.996 kasus berstatus aktif atau 48,69 persen. Infeksi harian yang melebihi 100.000 kasus sehari selama seminggu terakhir menunjukkan bahwa tren di seluruh dunia belum tertular.

Namun, alhamdulillah, kerja keras para penanggung jawab telah menunjukkan hasil.

Memang, kerugian total RM2,4 miliar per hari selama periode PKP untuk Malaysia adalah jumlah yang sangat besar. Benar, harga hidup lebih mahal daripada uang, dan itulah sebabnya pihak berwenang telah mengambil inisiatif dan kerja keras sampai kita berada di level dan posisi kita saat ini.

Saya ingin mengucapkan selamat, terima kasih dan selamat kepada otoritas atas pencapaian ini. Meski begitu, musim dingin akan datang.

Berdasarkan posisi global infeksi Covid-19 dan efek jaringan yang telah menyebabkan lebih dari 32 juta orang Amerika kehilangan pekerjaan, banyak hotel di seluruh dunia tutup, industri penerbangan global kehilangan hampir US$500 miliar, pabrik di China telah tidak menerima pesanan meskipun telah dibuka sejak serangan Covid-19 dan banyak efek lainnya sudah dekat.

Itu benar, musim dingin akan datang. Kondisi yang menantang dan sulit diharapkan. Jadi, persiapan menghadapi situasi harus menjadi prioritas. Kita melihat bagaimana Nabi Yusuf AS mempersiapkan pemerintah Mesir dengan menanam dan menyimpan beberapa tanaman selama tujuh tahun sebagai persiapan menghadapi musim yang penuh tantangan sebagaimana Nabi Yusuf AS membacakan mimpi raja (Referensi Fawa’id Mustanbithoh Min Qissoh Yusof oleh Syekh Abdul Rahman Bin Nasir As – Sa’di, halaman 16).

Iktibar

Di neraca Malaysia, saya pikir sudah waktunya bagi kita untuk fokus memperkuat persatuan negara dengan tidak lagi merusak stabilitasnya. Tidak perlu menciptakan ketidakpastian dalam stabilitas politik negara.

Ambil pelajaran dari pengalaman 21 bulan yang jatuh akibat krisis perebutan kekuasaan tertinggi sebagai Perdana Menteri. Yang juga menyebabkan ketidakstabilan ekonomi, mengancam keamanan nasional dan merobek persatuan nasional. Itu semua bermula dari perebutan kekuasaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Jangan tantang perdamaian sementara (rihun toyyib) kita saat ini dengan perselisihan politik yang tidak bertanggung jawab karena kita tidak tahu kapan tantangan (rihun ‘asif) akan tiba.

Ingatlah pesan ALLAH SWT dalam Al-Qur’an Surah Yunus, ayat 22 yang artinya: Dengan angin yang bertiup kencang dan mereka bergembira karenanya, tiba-tiba datang kepadanya angin yang kencang dan mereka bergantian menimpa mereka ombak yang menerjang. semua sisi dan mereka percaya bahwa mereka tertutup oleh bahaya. Saat itu mereka berdoa kepada ALLAH dengan iman yang tulus hanya kepada-Nya (sambil memohon dengan mengatakan): “Sesungguhnya! Jika Engkau (Ya ALLAH) menyelamatkan kami dari bahaya ini, kami akan tetap menjadi orang-orang yang bersyukur.”

Mari kita bekerja sama untuk melakukan yang terbaik untuk menghadapi ujian yang akan datang. Yang baik kita junjung tinggi, yang miring kita koreksi, yang salah kita hambat dan yang benar kita dukung.

* Datuk Dr Asyraf Wajdi Dusuki adalah Ketua Gerakan Pemuda UMNO Malaysia

Posted By : result hk 2021