Blok jalan
Video

Blok jalan

Sekarang, di seluruh negeri penghalang jalan dipasang di banyak tempat. Penjagaan tersebut dilakukan oleh aparat keamanan dengan tujuan agar pergerakan masyarakat dapat dibatasi untuk mencegah penyebaran virus corona yang lebih parah dari sekarang.

Saya teringat pengalaman keluarga kami di penghujung tahun 1959 dan awal 1960-an, yang merupakan akhir dari masa darurat Federasi Malaya menghadapi ancaman komunis. Dari Juni 1948 hingga 12 Juli 1960, Darurat Malaya merenggut ribuan nyawa di kedua sisi sengketa. Inggris (dan sekutunya), Malaya dan Singapura melawan angkatan bersenjata Partai Komunis Malaya yang untuk sementara didukung oleh Cina dan Uni Soviet.

Karena perusahaan asuransi di London tidak membayar penggugat dalam keadaan perang saudara di antara orang-orang Malaya keturunan Melayu, Cina, dan India, Inggris menyebut konflik bersenjata itu darurat. Di kota Johor Bahru sendiri, hingga awal 1970-an, mereka yang mendukung ideologi komunis masih dikenal sebagai jantung masyarakat.

Saat itu, ayah saya (1919-2008) adalah asisten dosen di Pusat Latihan Guru di Bukit Senyum, Johor Bahru, di lereng Bukit Senyum, tidak jauh dari Museum Tokoh saat ini. Nama ayah saya sebagai penulis, sejarawan dan tokoh budaya sudah harum-harum saat itu.

Ayah membawa keluarganya ke Kampung Peserai, Batu Pahat untuk mengunjungi ibu dan ayah ibunya (mantan kepala Peserai). Ini adalah kebiasaan ayahku setiap tahun. Perjalanan dari Johor Bahru ke Batu Pahat mengikuti jalan tua yang berkelok-kelok, sempit dan gelap. Ayah pernah bercerita bahwa sebelum dan sesudah Perang Dunia Kedua, pengemudi mobil harus berhenti di sisi jalan hutan sempit di luar kota Batu Pahat ketika harimau itu beristirahat di tengah jalan. Buaya masih ditemukan berenang di Sungai Batu Pahat. Bahkan Sungai Sarang Buaya yang tidak jauh dari Batu Pahat (menuju Muar) benar-benar merupakan sarang buaya yang terkenal dan ditakuti saat itu.

Tidak sulit bagi saya untuk mengingat kembali suasana kota kecil dan terpencil; bahkan jika citranya tetap ada dalam ingatan. Diantaranya adalah Skudai, Senai, Kulai dan Simpang Renggam yang kami lewati dalam perjalanan. Seringkali pemudik dari Johor Bahru menuju Batu Pahat akan merasa lega ketika tiba di kota kecil Air Hitam, karena tiga perempat perjalanan telah selesai. Namun Pekan Air Hitam tidak sekecil Simpang Renggam, Kulai atau Senai. Jelas dalam ingatan saya satu-satunya persimpangan empat tanpa lampu lalu lintas terletak di tengah kota.

Wisatawan

Sebuah sumur yang ramai dengan pria dan wanita mengambil air terletak tepat di tengah persimpangan empat Perairan Hitam. Sebuah kantor polisi yang meyakinkan para pelancong terletak di sisi salah satu dari empat persimpangan jalan.

Pada tahun 1960, keadaan Air Hitam masih belum ramai dengan kendaraan. Ayah yang tidak suka ngebut Opel Record-nya mengizinkan saya menikmati pemandangan sekitar termasuk aktivitas di sekitar sumur tunggal Black Water.

Begitu pemudik dari Johor Bahru tiba di Air Hitam, mereka memiliki beberapa pilihan, yaitu melanjutkan perjalanan ke: i. Kluang, Kahang, Jemaluang dan Mersing; atau ii. Yong Peng ke Labis dan Segamat, atau Yong Peng ke Pagoh dan Tangkak; atau iii. Parit Raja, Sri Gading, Peserai dan Batu Pahat. Ingatan saya mencatat rasa lega ketika kami meninggalkan Air Hitam dan melanjutkan perjalanan menuju Batu Pahat. Jalan lebih terang dan tidak banyak hutan. Banyak desa di sepanjang jalan.

Pengalaman lain yang tidak akan pernah saya lupakan adalah deretan blokade polisi atau militer di sepanjang perjalanan kami. Petugas keamanan akan memeriksa seluruh bagian mobil mulai dari bagasi mobil di bagian belakang hingga bagian bawah jok. Tujuannya untuk memastikan tidak ada bahan makanan yang didatangkan karena dikhawatirkan bahan-bahan tersebut akan menjadi perbekalan bagi pasukan komunis. Ketika mobil ayah diperiksa, susu bubuk adik bungsu saya akan ditunjukkan kepada penjaga keamanan yang tampak ramah kepada para pelancong.

* Profesor Datuk Dr Mohamed Hatta Shaharom adalah seorang aktivis komunitas dan psikiater

Posted By : result hk 2021